coLinux adalah virtualisasi untuk menjalankan Linux di atas Windows. coLinux membuat Windows 2000 atau Windows XP dapat bekerja bersama Linux dalam satu mesin secara transparan. coLinux membuat Windows dan Linux bekerja beriringan, berbagi perangkat, port dan services.
Continue reading "Virtualisasi Portabel coLinux" »
Tuesday, December 23. 2008
Ibu
Menyebut kata Ibu, selalu membangkitkan rasa haru bagi saya. Tiap orang punya deskripsinya sendiri tentang kehadiran ibu. Meskipun sama, perayaan hari ibu di Indonesia sebenarnya punya semangat yang berbeda dengan mother's day di negara lain. Hari ibu di Indonesia lebih kepada hari perempuan. Ibu tidak didudukkan dalam belenggu peran mulia ibu rumah tangga, tapi peran yang lebih aktual lagi dalam lahirnya sebuah bangsa.
Continue reading "Ibu" »
Continue reading "Ibu" »
Virtualisasi = Portabilitas ?
Pada waktu lalu, batasan antara virtualisasi dan portabilitas adalah batasan yang cukup jelas. Ketika mendengar kata virtualisasi komputasi, pertama yang terbayang di kepala saya selalu virtual memory, lalu virtual machine (seperti Java) atau virtual environment (Sistem Operasi yang berjalan diatas sistem operasi yang lain) dan asosiasi saya hanya ada VMWare. Tetapi belum pernah terbayang di kepala saya bahwa virtualisasi bisa dihubungkan dengan portabilitas.
Continue reading "Virtualisasi = Portabilitas ?" »
Continue reading "Virtualisasi = Portabilitas ?" »
Saturday, December 6. 2008
LiveUSB TinyMe
Dari USB dengan TinyMe 2008
PCLinuxOS adalah distro Linux favorit saya karena banyak hal, diantaranya: LiveCD, mudah instalasinya, mudah manajemen paket-paket perangkat lunaknya, mudah me-remaster-nya, punya komunitas yang aktif dan ada mirror-nya di Indonesia (ini yang paling penting). PCLinuxOS telah melahirkan beberapa distro baru diantaranya: PCLinuxOS Gnome Edition (berbasis Gnome), TinyFlux (berbasis Fluxbox), MiniMe (PCLinuxOS KDE tetapi dalam versi yang lebih slim) dan yang bungsu dan tidak kalah keren adalah TinyMe.
Continue reading "LiveUSB TinyMe" »
PCLinuxOS adalah distro Linux favorit saya karena banyak hal, diantaranya: LiveCD, mudah instalasinya, mudah manajemen paket-paket perangkat lunaknya, mudah me-remaster-nya, punya komunitas yang aktif dan ada mirror-nya di Indonesia (ini yang paling penting). PCLinuxOS telah melahirkan beberapa distro baru diantaranya: PCLinuxOS Gnome Edition (berbasis Gnome), TinyFlux (berbasis Fluxbox), MiniMe (PCLinuxOS KDE tetapi dalam versi yang lebih slim) dan yang bungsu dan tidak kalah keren adalah TinyMe.
Continue reading "LiveUSB TinyMe" »
FreeDOS, LiveUSB dan Portabilitas
Ada suatu masa, dimana komputasi personal begitu mudah dan sederhana, mungkin sekitar 20 tahunan yang lalu. Apa yang kita perlukan tinggal salin dan langsung pakai. Hingga datangnya komputasi personal dengan antarmuka yang kaya. Ini membuat perangkat lunak harus dinstalasikan, dikonfigurasi dan diset terlebih dahulu sebelum bisa digunakan. Sungguh yang praktis dan sederhana menjadi rumit dan kompleks.
Continue reading "FreeDOS, LiveUSB dan Portabilitas" »
Continue reading "FreeDOS, LiveUSB dan Portabilitas" »
Wednesday, December 3. 2008
Netbook and LiveUSB
My Netbook, AspireOne
I've never thought I'd finally choose the Acer AspireOne. After all these years I have quite enough very bad stories about Acer brand in the laptop field. Most of them are coming from Acer casing case. The Acer casing was never good enough. I have a lot of bad testimonial stories about how disappointed my friend choose Acer as his main laptop. And in all of my previous companies, I've never got Acer brand as my presentation weapon, neither would anybody recommended to pick Acer to put into the list of company purchasing plan. And that was why I did not pay too much attention on lots of banner ads on MRT station in Singapore, nor at the Mangga Dua Computer Shop Jakarta AspireOne were flowing around . It was August 2008 when Acer AspireOne started to catch my eyes. Continue reading "Netbook and LiveUSB" »
I've never thought I'd finally choose the Acer AspireOne. After all these years I have quite enough very bad stories about Acer brand in the laptop field. Most of them are coming from Acer casing case. The Acer casing was never good enough. I have a lot of bad testimonial stories about how disappointed my friend choose Acer as his main laptop. And in all of my previous companies, I've never got Acer brand as my presentation weapon, neither would anybody recommended to pick Acer to put into the list of company purchasing plan. And that was why I did not pay too much attention on lots of banner ads on MRT station in Singapore, nor at the Mangga Dua Computer Shop Jakarta AspireOne were flowing around . It was August 2008 when Acer AspireOne started to catch my eyes. Continue reading "Netbook and LiveUSB" »


