Saya ada fans berat KDE. Bertahun KDE saya gunakan menjadi Window Manager Linux pilihan saya tanpa pernah mengecewakan. Gnome bukannya tidak pernah menarik buat saya, tapi dulu sebelum era Gnome 2.0, saya kecewa dengan integrasi Gnome. Bagaimana mungkin sebuah teks yang saya salin dari Gedit tidak bisa saya tempelkan ke Bluefish (dua-duanya adalah editor teks di Gnome). Yang sesederhana itu tidak bisa dilakukan dengan sempurna di Gnome, waktu itu. Maka saya tidak pernah beranjak dari KDE sejak menggunakan Debian Potato, Woody, Sarge, Etch, PCLinuxOS, dan terakhir Kubuntu. Anehnya sejak Kubuntu Intrepid Ibex pelahan tapi pasti saya mulai mempertimbangkan Gnome.
Continue reading "Kembali ke Gnome dengan Jaunty Jackalope" »
Saturday, May 30. 2009
Dari EEEBuntu Kembali ke Ubuntu dengan Netbook Remix
EEEBuntu adalah sebuah distro turunan Ubuntu yang saya pakaikan ke AspireOne setelah kesana-kemari saya mencari distro yang tepat, mudah dan cukup stabil untuk AspireOne saya.EEEBuntu 2.0 yang pertama saya gunakan adalah turunan dari Intrepid-Ibex. Saat itu tersedia dalam 3 paket: standar, base dan remix. Base adalah instalasi standar dengan tidak terlalu banyak paket yang dibawa, standar adalah ubuntu klasik dengan sentuhan khusus untuk eeePC, sementara remix adalah paket standar dengan netbook remix. Sampai sekian bulan berlalu saya cukup puas dengan eeebuntu, tanpa harus susah payah untuk mengusahakan EEEBuntu untuk mengenali Wifi, SHDC, Webcam dan Modem Huawei e220 pasangan AspireOne saya. Tapi tampaknya saya juga harus beranjak dari EEEBuntu juga akhirnya.
Continue reading "Dari EEEBuntu Kembali ke Ubuntu dengan Netbook..." »
Continue reading "Dari EEEBuntu Kembali ke Ubuntu dengan Netbook..." »
Saturday, May 2. 2009
Jabber Chat dengan Openfire, Sparkweb dan Pidgin
Siapa bilang Instant Messaging harus dengan Yahoo Messenger, MSN, Skype atau Google Talk? Meski secara umum, pada korporasi dengan bandwidth yang cukup, membuka pintu-pintu chat dengan instant messaging, tapi banyak yang tak menyadari bahwa kebijakan aturan atau administratur sistem/jaringan ini berakibat berantai kemana-mana? Koneksi dengan Instant Messaging server hanya berguna sekali jika ada kebutuhan untuk komunikasi teks dengan rekan di luar jaringan. Maka alangkah borosnya jika untuk berkomunikasi dengan rekan kerja dalam satu gedung atau lokasi atau bahkan LAN, kita menggunakan instant messaging seperti YM, MSN, Skype atau Google Talk? Kenapa tak membangunnya sendiri?
Continue reading "Jabber Chat dengan Openfire, Sparkweb dan Pidgin" »
Continue reading "Jabber Chat dengan Openfire, Sparkweb dan Pidgin" »

