Siapa bilang Instant Messaging harus dengan Yahoo Messenger, MSN, Skype atau Google Talk? Meski secara umum, pada korporasi dengan bandwidth yang cukup, membuka pintu-pintu chat dengan instant messaging, tapi banyak yang tak menyadari bahwa kebijakan aturan atau administratur sistem/jaringan ini berakibat berantai kemana-mana? Koneksi dengan Instant Messaging server hanya berguna sekali jika ada kebutuhan untuk komunikasi teks dengan rekan di luar jaringan. Maka alangkah borosnya jika untuk berkomunikasi dengan rekan kerja dalam satu gedung atau lokasi atau bahkan LAN, kita menggunakan instant messaging seperti YM, MSN, Skype atau Google Talk? Kenapa tak membangunnya sendiri?
Jabber telah lama ada, bahkan Google Talk pun menggunakan standar protokol instant messaging jabber. Ada banyak penghematan sumberdaya jika kita menyiapkan sendiri instant messaging server untuk kepentingan komunikasi internal semua user di LAN atau bahkan WAN. Menyiapkan Jabber server sebenarnya juga bukan lagi hal yang rumit dan kompleks. Hanya dibutuhkan waktu beberapa saat saja untuk menyiapkan Jabber server kita sendiri.
Diantara server Jabber opensource yang ada, saya tertarik untuk mencoba
Openfire. Openfire adalah instant messagign server jabber yang dikembangkan dengan java. Igniterealtime, pengembang openfire, menyajikan jabber dengan kelengkapannya.
Openfire
Openfire dikembangkan dengan java, jadi kita perlu instalasi dulu jre/jdk untuk instalasi openfire. Openfire tersedia di platform Windows, Mac dan Linux. Di Linux pun sudah tersedia paket-paket distribusi terkemuka: rpm, deb maupun tar.gz. Instalasi openfire sangat mudah, tidak diperlukan komplesitas. Jika kita meletakkannya di server dengan firewall, perlu ada port tcp yang harus dibuka. Antarmuka konfigurasinya menggunakan web, jadi tidak ada kesulitan yang berarti. Database yang digunakan dapat menggunakan MySQL atau HSQLDB yang dibawa Openfire sendiri. Saya sendiri pilih menggunakan MySQL. Mudah manajemen, instalasi, konfiguras juga backup-restore-nya.
Jabber Client
Iginiterealtime juga sudha menyediakan jabber client berupa spark dan sparkweb. Sebagaimana Openfire,
Spark juga tersedia dalam Windows, Mac dan Linux. Soal aplikasi desktop jabber, sebenarnya tidak terlalu penting karena penyedia aplikasi instant messaging di luar sana yang dapat terhubung dengan protokol jabber sudah banyak sekali. Favorit saya ada
Pidgin. Pidgin adalah instant messaging client favorit saya di Windows dan Linux. Meski saya fans berat KDE, tetapi instant messaging client saya lebih pilih Pidgin dibanding Kopete standar KDE. Yang menarik dari Igniterealtime, mereka juga menyediakan http://www.igniterealtime.org/projects/sparkweb/index.jsp">Sparkweb yang berbasis flash di web browser. Yang berbeda dari versi web ini, tidak dapat mengirimkan file sebagaimana semua jabber client versi desktop.
Kesimpulan
Di era web 2.0 dan Ajax, sebenarnya komunikasi internal sebuah organisasi juga dapat menggunakan AjaxChat, yang karena kemampuannya, menjadi seperti Chat Server. Tetapi perilaku web membuat pengguna harus membuka web browser dan melototi halaman chat jika ingin berbicara ddengan rekannya dan membaca responnya. Meskipun juga ada versi web client-nya seperti Sparkweb, jabber server lebih leluasa konfigurasinya. Aplikasi desktopnya membuat jabber client berperilaku seperti instant messaging client lainnya seperti YM, MSN atau Google Talk. Yang terutama untuk saya adalah, komunikasi internal organisasi tersedia cepat, mudah konfigurasinya, dan tanpa memboroskan bandwidth koneksi internet ke instant messaging server di luar.