<?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?>
<?xml-stylesheet href="/templates/default/atom.css" type="text/css" ?>

<feed 
   xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
   xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
   xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
   xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
   xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
   xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">
    <link href="http://meta.wacana.net/feeds/atom.xml" rel="self" title="Meta Soliloquy Blog" type="application/atom+xml" />
    <link href="http://meta.wacana.net/"                        rel="alternate"    title="Meta Soliloquy Blog" type="text/html" />
    <link href="http://meta.wacana.net/rss.php?version=2.0"     rel="alternate"    title="Meta Soliloquy Blog" type="application/rss+xml" />
    <title type="html">Meta Soliloquy Blog</title>
    <subtitle type="html">My solitary place on the web...</subtitle>
    
    <id>http://meta.wacana.net/</id>
    <updated>2010-06-17T21:14:11Z</updated>
    <generator uri="http://www.s9y.org/" version="1.4-beta1">Serendipity 1.4-beta1 - http://www.s9y.org/</generator>
    <dc:language>en</dc:language>

    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/76-IGOS-Perlu-Teladan-dan-Militansi.html" rel="alternate" title="IGOS: Perlu Teladan dan Militansi" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2010-06-17T14:50:10Z</published>
        <updated>2010-06-17T21:14:11Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=76</wfw:comment>
    
        <slash:comments>0</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=76</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/9-Opensource" label="Opensource" term="Opensource" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/76-guid.html</id>
        <title type="html">IGOS: Perlu Teladan dan Militansi</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                <a href="http://igos.or.id/" title="IGOS"><em>Gerakan Indonesia Go Opensource</em> (IGOS)</a> sudah berumur kurang lebih 6 tahun sejak dicanangkan 30 Juni 2004. Deklarasinya dilakukan bersama-sama oleh beberapa Kementrian, waktu itu. Tapi sampai hari ini IGOS masih terasa kurang sekali gregetnya. Penetrasinya masih terlalu jauh dari yang diharapkan. Bahkan kenaikan penjualan PC, di Indonesia justru mendorong juga kenaikan ranking tingkat pembajakan Indonesia di dunia. Saat ini no.8 tertinggi di dunia dengan tingkat pembajakan diatas 85%, sebuah prosentase yang mengerikan.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/76-IGOS-Perlu-Teladan-dan-Militansi.html#extended">Continue reading "IGOS: Perlu Teladan dan Militansi"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/49-Melawan-Pembajakan-Piranti-Lunak.html" rel="alternate" title="Melawan Pembajakan Piranti Lunak" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2009-06-20T07:16:03Z</published>
        <updated>2010-06-13T23:23:43Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=49</wfw:comment>
    
        <slash:comments>0</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=49</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/4-ICT" label="ICT" term="ICT" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/49-guid.html</id>
        <title type="html">Melawan Pembajakan Piranti Lunak</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                Menyimak perkembangan legalisasi piranti lunak Indonesia amat memprihatinkan. Tingkat pembajakan di Indonesia rasanya sebanding dengan tingkat korupsinya. Jadi kira-kira index pembajakan dan korupsi di Indonesia kurang lebih setara. <a href="http://www.wartaekonomi.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1912:tingkat-pembajakan-indonesia-naik-1&catid=53:aumum">Angka pembajakan di Indonesia menurut studi IDC sebesar 85% dengan potensi kerugian sebesar US$544 juta pada 2008.</a>  Pembajakan ini dihitung dari semua potensi yang diakibatkan dari pembajakan merk, penggunaan ilegal, penggandaan ilegal dan penyebarluasan ilegal. Diantara yang paling rawan dan mudah dibajak adalah karya seni dan ilmu pengetahuan: musik, film, buku dan piranti lunak.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/49-Melawan-Pembajakan-Piranti-Lunak.html#extended">Continue reading "Melawan Pembajakan Piranti Lunak"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/75-DNS-Publik-dari-Norton.html" rel="alternate" title="DNS Publik dari Norton" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2010-06-08T02:42:34Z</published>
        <updated>2010-06-11T13:52:51Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=75</wfw:comment>
    
        <slash:comments>0</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=75</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/4-ICT" label="ICT" term="ICT" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/75-guid.html</id>
        <title type="html">DNS Publik dari Norton</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                Akhirnya <a href="http://www.symantec.com" title="Symantec">Symantec</a> bergabung dengan para penyedia layanan DNS publik, menyusul <a href="http://www.opendns.com/" title="OpenDNS">OpenDNS</a> dan <a href="http://code.google.com/speed/public-dns/" title="Google DNS">Google</a>. Layanan DNS ini adalah bagian dari layanan inisiatif mereka yang disebut <a href="http://www.symantec.com/norton/theme.jsp?themeid=norton_everywhere" title="Norton Everywhere">Norton Everywhere</a>. Mengapa DNS penting? Sebab ketika kita mengetikkan sebuah alamat di web, komputer kita akan langsung mencari <a href="http://http://en.wikipedia.org/wiki/Uniform_Resource_Locator" title="URL definition">URL</a> tersebut dari layanan DNS yang jadi acuan kita, sebelum mulai memuat isi URL situs yang kita tuju. Di waktu lalu, secara umum DNS tak berkorelasi langsung dengan keamanan komputasi kita. DNS sering dianggap hadir begitu saja, sebagai bagian dari layanan koneksi internet kita.  Sebab Layanan DNS ini memang secara langsung tersedia, baik ketika kita terkoneksi melalui wireless/fiber optic <em>leased line</em>, 3G broadband, dial-up, cable internet, GPRS, ADSL, dan lain-lain. Yang sering tidak perhatikan adalah kualitas layanan dan hubunganya dengan keamanan data kita (seluruh jejak kunjungan kita di dunia internet).<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/75-DNS-Publik-dari-Norton.html#extended">Continue reading "DNS Publik dari Norton"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/74-Pernikahan-Pertemuan-dan-Perpisahan.html" rel="alternate" title="Pernikahan: Pertemuan dan Perpisahan" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2010-06-07T22:51:54Z</published>
        <updated>2010-06-08T11:12:06Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=74</wfw:comment>
    
        <slash:comments>0</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=74</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/1-Glenyengan" label="Glenyengan" term="Glenyengan" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/74-guid.html</id>
        <title type="html">Pernikahan: Pertemuan dan Perpisahan</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                Ada tiga peristiwa besar dalam hidup manusia, umumnya: kelahiran, pernikahan dan kematian. Dua dari tiga peristiwa itu ditandai dengan upacara dan mampu mengumpulkan sanak kerabat dan handai tolan, yang dekat maupun yang jauh. Pada kelahiran, meskipun nuansa-nya sama menggembirakannya dengan pernikahan, tetapi tak ditandai dengan upacara, hanya kabar gembira yang menyebar cepat dan ucapan selamat dan doa-doa yang hebat untuk si jabang bayi. Sebuah kehidupan baru yang penuh harapan. Pernikahan dalam adat timur, hampir semua suku di Indonesia dengan agama apapun, di-upacara-kan dengan meriah, penuh sukacita, bertabur doa dan harapan bagi kehidupan baru yang akan dijelang mempelainya. Sedang kematian juga melalui upacara perkabungan pemakaman yang biasa penuh isak dan tangis tertahan.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/74-Pernikahan-Pertemuan-dan-Perpisahan.html#extended">Continue reading "Pernikahan: Pertemuan dan Perpisahan"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/61-Windows-CAL-Habis-Masih-Ada-Ubuntu-Linux.html" rel="alternate" title="Windows CAL Habis? Masih Ada Ubuntu (Linux)" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2009-12-20T12:52:46Z</published>
        <updated>2010-06-02T02:46:57Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=61</wfw:comment>
    
        <slash:comments>0</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=61</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/6-Virtualization" label="Virtualization" term="Virtualization" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/61-guid.html</id>
        <title type="html">Windows CAL Habis? Masih Ada Ubuntu (Linux)</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                Jika kita menggunakan Windows Server (200,2003 atau 2008) kita pasti akan berurusan dengan CLient Access License (CAL). Biasanya pembelian Windows Server disertai paket CAL. Untuk <a href="http://www.microsoft.com/windowsserver2003/howtobuy/licensing/caloverview.mspx">Windows 2003 CAL</a> bisa diatur berdasarkan perangkat keras (device) atau pengguna (user). CAL ini mengatur berapa jumlah user yang masih bisa mengakses server dalam waktu bersamaan, misal menggunakannya sebagai <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fileserver">fileserver</a>. Jadi pada dasarnya jumlah user sebanding dengan jumlah CAL yang dilisensikan. Jika di sebuah organisasi membutuhkankan fileserver atau sekedar filesharing masih menggunakan Windows pasti saya sarankan pindah saja ke <a href="http://www.samba.org/samba/what_is_samba.html">Samba</a>, apalagi jika user-nya terus bertambah besar. Samba adalah fileserver opensource yang bisa dijalankan dari Linux/BSD/OpenSolaris, Samba membebaskan kita dari pembatasan dengan CAL. Tapi sering masalahnya tak semudah itu. Umumnya hal yang membuat kita tak bisa beranjak dari Windows, adalah <i>legacy application</i> yang sangat terikat ke sistem operasi Windows. Beberapa aplikasi tertentu yang sudah dibangun di platform <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fileserver">dotnet</a> dan umumnya lebih ke server-side, mengakses <i>physical path</i> fileserver. Ada gangguan jika kita paksakan.Pada dasarnya jika jumlah CAL melebihi jumlah user yang mengakses, gangguan dari Windows bisa mulai dari pop-up (di server) notifikasi kekurangan CAL tersebut hingga user benar-benar tidak bisa mengakses fileserver. Tapi ada beberapa cara mengatasinya, secara legal. Beberapa? Ya memang ada lebih dari satu cara.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/61-Windows-CAL-Habis-Masih-Ada-Ubuntu-Linux.html#extended">Continue reading "Windows CAL Habis? Masih Ada Ubuntu (Linux)"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/71-Dari-Moblin-ke-Meego.html" rel="alternate" title="Dari Moblin ke Meego" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2010-05-28T15:39:54Z</published>
        <updated>2010-06-01T14:09:33Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=71</wfw:comment>
    
        <slash:comments>0</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=71</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/2-Linux" label="Linux" term="Linux" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/71-guid.html</id>
        <title type="html">Dari Moblin ke Meego</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                Akhirnya Moblin saya lepaskan dari dengan berat hati dari komputasi harian saya, setelah menjadi tidak jelas statusnya ketika Intel mengumumkan penggabungan proyek <a href="http://moblin.org" title="Moblin">Moblin</a> dan <a href="http://maemo.org" title="Maemo">Maemo</a> dengan Nokia menjadi <a href="http://meego.com" title="Meego">Meego</a>. Padahal dengan beberapa kekurangannya, Moblin 2.1 telah mempesona saya untuk menggunakannya sebagai komputasi desktop harian, jika saya hanya sedang membutuhkan beberapa kemampuan dasarnya untuk berselancar di internet dan mengetik sambil mendengarkan musik ringan. Sebenarnya saya tidak terlalu terganggu dengan kekurangan Moblin versi original yang berbasis Fedora dan repository yang sedang-sedang saja, karena yang saya gunakan adalah Moblin versi Ubuntu yang punya repository lebih kaya dan mudah dikonfigurasi. Jadi tak tersedianya 3G di Connman (Connection manager applet) Moblin, bisa diakali dengan ppp dan wvdial. Bahkan saya bisa mudah mengganti kernel standar Ubuntu Moblin Remix menjadi kernel <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Physical_Address_Extension" title="Physical Address Extension">pae</a> agar dapat mengalamati 4GB RAM yang saya gunakan. Meski kecewa karena Moblin jadi tidak jelas arahnya setelah ada Meego, susah untuk tak melirik ketika akhirnya rilis juga Meego versi 1.0 untuk Netbook.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/71-Dari-Moblin-ke-Meego.html#extended">Continue reading "Dari Moblin ke Meego"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/73-Chrome,-Chromium-dan-Iron.html" rel="alternate" title="Chrome, Chromium dan Iron" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2010-05-29T13:15:06Z</published>
        <updated>2010-05-31T13:53:34Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=73</wfw:comment>
    
        <slash:comments>0</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=73</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/12-Browser" label="Browser" term="Browser" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/73-guid.html</id>
        <title type="html">Chrome, Chromium dan Iron</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                Sekitar limabelas tahun yang lalu, sudah pernah terjadi perang browser, yaitu antara Netscape Navigator (Netscape) dan Microsoft Internet Explorer (IE). Dan beberapa saat kemudian kita tahu pemenangnya adalah IE, karena dibarengi pula dengan makin populernya Windows di komputasi desktop.  Selama bertahun-tahun IE6 merajai browser, sementara Netscape makin tersingkir dan Opera tak pernah beranjak ke dua digit <em>market share</em>. Hingga muncul pemain-pemain baru yang dahsyat dimana perang browser terjadi lagi: <a href="http://www.mozilla.com/en-US/firefox/firefox.html?from=getfirefox">Mozilla Firefox(Firefox)</a>, <a href="http://www.opera.com">Opera</a>, <a href="http://www.apple.com/safari/">Apple Safari (Safari</a>) dan <a href="http://www.google.com/chrome">Google Chrome (Chrome)</a>. Google, raksasa IT era Millenium baru yang muncul dari sukses mesin pencarinya, melahirkan Chrome. Chrome paling belakang, sehingga memang sudah melihat apa yang kurang dari browser-browser yang datang sebelumnya.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/73-Chrome,-Chromium-dan-Iron.html#extended">Continue reading "Chrome, Chromium dan Iron"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/68-Kenthir.html" rel="alternate" title="Kenthir" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2010-04-25T14:45:12Z</published>
        <updated>2010-05-29T17:03:24Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=68</wfw:comment>
    
        <slash:comments>1</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=68</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/1-Glenyengan" label="Glenyengan" term="Glenyengan" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/68-guid.html</id>
        <title type="html">Kenthir</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                Bahasa Inggris membedakan secara jelas penggunaan<em> crazy</em> dan <em>insane</em> meskipun dua kata tersebut adalah sinonim. Tapi bahasa Indonesia dan apalagi bahasa Jawa, banyak kata sinonim yang penggunaannya suka tidak dibedakan. Bahasa Jawa misalnya menggunakan kata "edan" untuk menekankan kegilaan atau kenekatan. Kenthir adalah kosa kata bahasa Jawa, dalam banyak penggunaannya lebih banyak untuk menekankan kegilaan daripada kengawuran. Tapi pada tingkat tertentu kengawuran bisa dianggap bagian dari kegilaan. Misal perilaku ngawur berlalu lintas atau perilaku antisosial.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/68-Kenthir.html#extended">Continue reading "Kenthir"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/72-File-Manager-Berpanel-Kembar.html" rel="alternate" title="File Manager Berpanel Kembar" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2010-05-29T01:23:03Z</published>
        <updated>2010-05-29T02:46:06Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=72</wfw:comment>
    
        <slash:comments>0</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=72</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/11-Utility" label="Utility" term="Utility" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/72-guid.html</id>
        <title type="html">File Manager Berpanel Kembar</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                Filemanager adalah salah satu komponen penting di semua sistem operasi. Filemanager adalah alat penting untuk mengatur seluruh arsip-arsip kita di komputer. Tanpa Filemanager, rasanya akan sangat merepotkan jika harus mengingat dan mengetik semua hal untuk sekedar tahu nama sampai mengintip isi sebuah file tanpa harus membukanya. Begitu pentingnya, sehingga saya menyukai Filemanager yang hampir bisa melakukan apapun yang diperlukan: pergi ke folder manapun, mengeksekusi program apapun, mengatur/menyalin/memindahkan file termasuk mengintip isinya tanpa harus membuka aplikasi khusus dulu untuk melakukannya. Dan dalam banyak hal, yang kita perlukan selalu asal dan tujuan. Hampir semua pengaturan file selalu melibatkan asal dan tujuan. Salah satu pendekatannya adalah <em>Twin Panel File Manager </em>atau File Manager Berpanel Kembar.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/72-File-Manager-Berpanel-Kembar.html#extended">Continue reading "File Manager Berpanel Kembar"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/70-Dual-Desktop-PCLinuxOS-2010-Ubuntu-10.04-Lucid-Lynx.html" rel="alternate" title="Dual Desktop: PCLinuxOS 2010 &amp; Ubuntu 10.04 Lucid Lynx" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2010-05-14T00:28:53Z</published>
        <updated>2010-05-27T14:43:13Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=70</wfw:comment>
    
        <slash:comments>2</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=70</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/2-Linux" label="Linux" term="Linux" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/70-guid.html</id>
        <title type="html">Dual Desktop: PCLinuxOS 2010 &amp; Ubuntu 10.04 Lucid Lynx</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                Banyak pilihan, adalah salah satu kelebihan dunia Linux yang dianggap ruwet oleh pengguna desktop non-Linux dan berbayar. Padahal di dalamnya ada semangat kemerdekaan dan kebebasan. Yang disebut GNU/Linux sebenarnya adalah kernel dari sebuah sistem operasi yang dimulai oleh Linus Torvalds dan sekarang dikembangkan bersama oleh sebuah komunitas terbesar pengembang di seluruh dunia. Ini adalah proyek sosial besar serius yang dikerjakan justru sebagian besar oleh partisan atau <em>hobbyis</em>t. April 2010 ditandai oleh rilis dua linux distribusi (distro) favorit saya: <a href="http://www.pclinuxos.com" title="pclinuxos">PCLinuxOS</a> 2010 dan <a href="http://www.ubuntu.com" title="Ubuntu">Ubuntu</a> 10.04 Lucid Lynx. Dua distro ini adalah dua dari sepuluh besar distro populer menurut <a href="http://distrowatch.com" title="distrowatch">distrowatch</a>. Setiap orang punya alasan-alasannya sendiri kenapa memilih distro tertentu sebagai favoritnnya, demikian juga saya. Dan inilah alasan-alasan saya.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/70-Dual-Desktop-PCLinuxOS-2010-Ubuntu-10.04-Lucid-Lynx.html#extended">Continue reading "Dual Desktop: PCLinuxOS 2010 &amp; Ubuntu 10.04 Lucid Lynx"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/63-Ekstensi-Storage-dengan-iSCSI.html" rel="alternate" title="Ekstensi Storage dengan iSCSI" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2009-12-28T16:30:46Z</published>
        <updated>2010-05-19T20:15:33Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=63</wfw:comment>
    
        <slash:comments>0</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=63</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/9-Opensource" label="Opensource" term="Opensource" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/63-guid.html</id>
        <title type="html">Ekstensi Storage dengan iSCSI</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                iSCSI telah beberapa lama hadir, sebagai solusi ekstensi storage lanjutan dari SCSI dan Fibre Channel. Meski saat ini juga telah hadir solusi lain: FCoE (Fibre Channel over Ethernet) dan AoE (ATA over Ethernet), tapi iSCSI masih secara default digunakan sebagai protokol pada mesin-mesin storage server untuk mendistribusikan block storage device yang disediakannya ke seluruh jaringan. iSCSI mudah diterapkan dan masih menyediakan fitur-fitur yang memanfaatkan lapisan diatas TCP/IP-nya untuk mendukung prosedur keamanan interkoneksinya. ATA over Ethernet bresifat <i>non-routable</i>, sedang FCoE (sebagai emulasi FC di jaringan ethernet) belum luas digunakan meski sudah diterima secara resmi sebagai kernel modul sejak Linux kernel 2.6.29. iSCSI masih belum akan ditinggalan dalam waktu dekat, karena kepraktisan dan fitur-fiturnya sebagai protokol solusi ruang penyimpanan jaringan.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/63-Ekstensi-Storage-dengan-iSCSI.html#extended">Continue reading "Ekstensi Storage dengan iSCSI"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/50-Cukup-SSH-Saja.html" rel="alternate" title="Cukup SSH Saja" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2009-06-20T16:33:50Z</published>
        <updated>2010-05-14T13:32:37Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=50</wfw:comment>
    
        <slash:comments>1</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=50</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/9-Opensource" label="Opensource" term="Opensource" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/50-guid.html</id>
        <title type="html">Cukup SSH Saja</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                SSH sangat populer di pengguna Linux dan Unix varian lainnya. SSH adalah protokol utama yang digunakan untuk <em>remote shell</em>, sistem admnistrasi, pertukaran data, sinkronisasi dan secure tunnel (sebuah alternatif murah dari VPN, orang bilang "poor man's VPN" <img src="http://meta.wacana.net/templates/default/img/emoticons/smile.png" alt=":-)" style="display: inline; vertical-align: bottom;" class="emoticon" /> ). SSH lahir pada dekade akhir milenium lalu, dengan perkembangan yang sangat cepat, dan dimplementasikan untuk berbagai hal yang membutuhkan keamanan dengan cara yang murah dan mudah.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/50-Cukup-SSH-Saja.html#extended">Continue reading "Cukup SSH Saja"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/69-Langkah-Instant-Upgrade-ke-Ubuntu-10.04-LTS-Lucid-Lynx.html" rel="alternate" title="Langkah Instant Upgrade ke Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2010-05-05T05:00:28Z</published>
        <updated>2010-05-05T18:44:06Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=69</wfw:comment>
    
        <slash:comments>5</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=69</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/2-Linux" label="Linux" term="Linux" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/69-guid.html</id>
        <title type="html">Langkah Instant Upgrade ke Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                Ubuntu menyediakan cara mudah untuk upgrade dari versi lama ke versi-nya yang lebih baru. Meski di beberapa situs sudah ada yang membahas cara mudah upgrade, umumnya berbasis GUI. Tapi saya lebih suka menggunakan cara yang saya pahami sendiri paling mudah saya lakukan. Cara ini dulu juga saya gunakan ketika saya masih menggunakan Debian, tapi hasilnya memang tak semulus di Ubuntu. Debian terakhir yang saya gunakan adalah Debian 4.0 Etch, dan dari Debian 3.1 Sarge ke Etch, saya tak yakin melakukannya dengan cara cepat ini, karena saya berurusan dengan mesin-mesin server. Dan sebaiknya memang mesin-mesin server tak sembarangan kita upgrade dengan cara-cara instan.<br />
<br />
 <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/69-Langkah-Instant-Upgrade-ke-Ubuntu-10.04-LTS-Lucid-Lynx.html#extended">Continue reading "Langkah Instant Upgrade ke Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>
    <entry>
        <link href="http://meta.wacana.net/archives/8-XMLRPC-Sebuah-Perkenalan.html" rel="alternate" title="XMLRPC: Sebuah Perkenalan" />
        <author>
            <name>Meta Nurwidyanto</name>
                    </author>
    
        <published>2005-07-07T11:29:29Z</published>
        <updated>2010-05-04T19:04:54Z</updated>
        <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=8</wfw:comment>
    
        <slash:comments>11</slash:comments>
        <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=atom1.0&amp;type=comments&amp;cid=8</wfw:commentRss>
    
            <category scheme="http://meta.wacana.net/categories/4-ICT" label="ICT" term="ICT" />
    
        <id>http://meta.wacana.net/archives/8-guid.html</id>
        <title type="html">XMLRPC: Sebuah Perkenalan</title>
        <content type="xhtml" xml:base="http://meta.wacana.net/">
            <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
                Pengembangan perangkat lunak adalah sebuah proses yang bisa jadi mahal dan memakan banyak waktu. Banyak riset telah dilakukan untuk mengurangi biaya proses pengembangan sekaligus meningkatkan kualitas dari perangkat lunak yang dihasilkan. Hal ini tidak bisa dilepaskan pula dari kemungkinan pengembangan perangkat lunak tersebut dalam perluasan sistem informasi tiap saat dibutuhkan.  <br /><a href="http://meta.wacana.net/archives/8-XMLRPC-Sebuah-Perkenalan.html#extended">Continue reading "XMLRPC: Sebuah Perkenalan"</a>
            </div>
        </content>
        
    </entry>

</feed>