<?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?>

<rss version="2.0" 
   xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
   xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
   xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
   xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
   xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
   xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
   >
<channel>
    <title>Meta Soliloquy Blog - Glenyengan</title>
    <link>http://meta.wacana.net/</link>
    <description>My solitary place on the web...</description>
    <dc:language>en</dc:language>
    <generator>Serendipity 1.4-beta1 - http://www.s9y.org/</generator>
    
    

<item>
    <title>Pernikahan: Pertemuan dan Perpisahan</title>
    <link>http://meta.wacana.net/archives/74-Pernikahan-Pertemuan-dan-Perpisahan.html</link>
            <category>Glenyengan</category>
    
    <comments>http://meta.wacana.net/archives/74-Pernikahan-Pertemuan-dan-Perpisahan.html#comments</comments>
    <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=74</wfw:comment>

    <slash:comments>0</slash:comments>
    <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=2.0&amp;type=comments&amp;cid=74</wfw:commentRss>
    

    <author>nospam@example.com (Meta Nurwidyanto)</author>
    <content:encoded>
    Ada tiga peristiwa besar dalam hidup manusia, umumnya: kelahiran, pernikahan dan kematian. Dua dari tiga peristiwa itu ditandai dengan upacara dan mampu mengumpulkan sanak kerabat dan handai tolan, yang dekat maupun yang jauh. Pada kelahiran, meskipun nuansa-nya sama menggembirakannya dengan pernikahan, tetapi tak ditandai dengan upacara, hanya kabar gembira yang menyebar cepat dan ucapan selamat dan doa-doa yang hebat untuk si jabang bayi. Sebuah kehidupan baru yang penuh harapan. Pernikahan dalam adat timur, hampir semua suku di Indonesia dengan agama apapun, di-upacara-kan dengan meriah, penuh sukacita, bertabur doa dan harapan bagi kehidupan baru yang akan dijelang mempelainya. Sedang kematian juga melalui upacara perkabungan pemakaman yang biasa penuh isak dan tangis tertahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://meta.wacana.net/archives/74-Pernikahan-Pertemuan-dan-Perpisahan.html#extended&quot;&gt;Continue reading &quot;Pernikahan: Pertemuan dan Perpisahan&quot;&lt;/a&gt;
    </content:encoded>

    <pubDate>Mon, 07 Jun 2010 18:51:54 -0400</pubDate>
    <guid isPermaLink="false">http://meta.wacana.net/archives/74-guid.html</guid>
    
</item>
<item>
    <title>Kenthir</title>
    <link>http://meta.wacana.net/archives/68-Kenthir.html</link>
            <category>Glenyengan</category>
    
    <comments>http://meta.wacana.net/archives/68-Kenthir.html#comments</comments>
    <wfw:comment>http://meta.wacana.net/wfwcomment.php?cid=68</wfw:comment>

    <slash:comments>1</slash:comments>
    <wfw:commentRss>http://meta.wacana.net/rss.php?version=2.0&amp;type=comments&amp;cid=68</wfw:commentRss>
    

    <author>nospam@example.com (Meta Nurwidyanto)</author>
    <content:encoded>
    Bahasa Inggris membedakan secara jelas penggunaan&lt;em&gt; crazy&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;insane&lt;/em&gt; meskipun dua kata tersebut adalah sinonim. Tapi bahasa Indonesia dan apalagi bahasa Jawa, banyak kata sinonim yang penggunaannya suka tidak dibedakan. Bahasa Jawa misalnya menggunakan kata &quot;edan&quot; untuk menekankan kegilaan atau kenekatan. Kenthir adalah kosa kata bahasa Jawa, dalam banyak penggunaannya lebih banyak untuk menekankan kegilaan daripada kengawuran. Tapi pada tingkat tertentu kengawuran bisa dianggap bagian dari kegilaan. Misal perilaku ngawur berlalu lintas atau perilaku antisosial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://meta.wacana.net/archives/68-Kenthir.html#extended&quot;&gt;Continue reading &quot;Kenthir&quot;&lt;/a&gt;
    </content:encoded>

    <pubDate>Sun, 25 Apr 2010 10:45:12 -0400</pubDate>
    <guid isPermaLink="false">http://meta.wacana.net/archives/68-guid.html</guid>
    
</item>

</channel>
</rss>